Wujudkan Sekolah yang Aman dengan Terapkan 5 Kunci Keamanan Pangan

08-07-2026 Umum Dilihat 223 kali

Lingkungan sekolah yang sehat tidak hanya ditentukan oleh kebersihan ruang belajar, tetapi juga oleh keamanan pangan yang dikonsumsi setiap hari. Pangan jajanan yang tidak memenuhi persyaratan keamanan dapat meningkatkan risiko keracunan pangan, penyakit bawaan pangan (foodborne disease), hingga mengganggu tumbuh kembang dan konsentrasi belajar peserta didik.

Dalam mendukung terwujudnya sekolah yang sehat dan aman, Badan Pengawas Obat dan Makanan mengembangkan edukasi 5 Kunci Keamanan Pangan untuk Anak Sekolah sebagai panduan sederhana dalam memilih pangan yang aman. Lima kunci tersebut meliputi (1) kenali pangan yang aman, (2) beli pangan yang aman, (3) baca label dengan saksama, (4) jaga kebersihan, dan (5) catat/laporkan apa yang ditemui apabila menemukan pangan yang diduga tidak aman. Penerapan lima langkah sederhana ini dapat membantu siswa menjadi konsumen yang cerdas sekaligus mengurangi risiko mengonsumsi pangan yang tercemar bahan berbahaya, mikroorganisme patogen, maupun benda asing.

Upaya menciptakan sekolah yang aman membutuhkan peran aktif seluruh pihak, mulai dari siswa, guru, pengelola kantin, hingga orang tua. Kantin sekolah diharapkan menerapkan higiene dan sanitasi pangan yang baik, sementara siswa dibiasakan memilih jajanan yang bersih, berasal dari penjual yang menjaga kebersihan, dan untuk pangan terkemas harus dipastikan mempunyai kemasan yang baik, label yang jelas, izin edar, dan tidak kadaluwarsa . Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan sebelum makan dan membaca informasi pada label kemasan juga menjadi bagian penting dalam membangun budaya keamanan pangan di lingkungan sekolah.

Dengan menerapkan 5 Kunci Keamanan Pangan, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi lingkungan yang mendukung kesehatan, keselamatan, dan kualitas hidup peserta didik. Mari bersama wujudkan Sekolah Aman Dimulai dari Pangan Aman.

Sarana