Waspada Paparan Bahaya Kimia dari Dapur Kita

21-09-2026 Balai POM di Tasikmalaya Dilihat 35 kali

Kenapa kebersihan dapur itu penting, tentu saja karena dapur merupakan salah satu ruangan di rumah yang digunakan untuk menyiapkan, mengolah dan menyajikan makanan bagi keluarga. Menjaga kebersihan dapur berarti menjaga kesehatan anggota keluarga.  

Dapur dapat berpotensi menjadi sumber paparan bahaya biologis dan juga  bahaya kimia yang berdampak pada keamanan pangan. Bahaya biologis dapat terjadi pada dapur yang kotor, sehingga mudah menjadi tempat berkembang biak bakteri, virus dan kuman seperti Salmonella atau E.coli. Dan apabila makanan atau peralatan makan terkontaminasi dapat menyebabkan keracunan. Sedangkan bahaya kimia dapat berasal dari bahan pembersih rumah tangga, residu psetisida pada buah dan sayuran, penggunaan bahan tambahan pangan yang tidak sesuai ketentuan serta peralatan dan kemasan makanan yang tidak tepat.

Bagaimana tubuh terpapar bahan kimia dari makanan?

Paparan bahan kimia dari lingkungan dapur dapat terjadi melalui beberapa jalur. Pertama, melalui saluran pencernaan, ketika kita mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bahan kimia. Kedua, melalui saluran pernafasan kita menghirup asap, uap atau gas berbahaya. Ketiga, melalui kontak langsung dengan kulit atau mata saat menggunakan bahan kimia rumah tangga. Dampak paparan bahan kimia terhadap kesehatan baergantung pada jenis zat, jumlah atau konsentrasi, jalur paparan serta lamanya terpapar. Biasanya yang sering terjadi yaitu iritasi pada kulit atau mata, gangguan pernapasan sampai dengan terjadinya keracunan. Paparan berulang terhadap zat tertentu dapat menyebabkan dampak kesehatan jangka panjang.

Tips mencegah bahaya kimia di dapur

  • Pisahkan bahan kimia dari makanan.
  • Gunakan bahan pembersih sesuai petunjuk
  • Mencuci buah dan sayuran dengan air mengalir
  • Menggunakan peralatan dan kemasan yang aman untuk pangan
  • Perhatikan penggunaan bahan tambahan pangan
  • Memastikan ventilasi dapur dalam kondisi baik

Mulai dari dapur dengan mencegah terjadinya kontaminasi pangan dan menerapkan keamanan pangan untuk melindungi kesehatan keluarga. Dapur yang bersih tidak selalu berarti bebas dari bahaya kimia. Menerapkan kebiasaan yang baik, dapat menciptakan lingkungan dapur yang lebih aman serta menyediakan pangan yang aman, bermutu dan layak dikonsumsi bagi seluruh keluarga.

Sarana