Sejarah Balai POM di Tasikmalaya

05-02-2026 Umum Dilihat 45 kali

Balai POM di Tasikmalaya mencatat perjalanan penting dalam penguatan pengawasan obat dan makanan di wilayah Priangan Timur sejak pertama kali berdiri pada November 2018. Awalnya berstatus Loka POM, unit ini resmi meningkat menjadi Balai POM pada Oktober 2023 seiring peningkatan kapasitas organisasi. Transformasi ini menunjukkan komitmen BPOM dalam memperluas jangkauan pengawasan demi melindungi masyarakat di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya.

Pada awal berdiri, Loka POM di Tasikmalaya diresmikan oleh Kepala BPOM RI periode 2016–2023, Dr. Ir. Penny Kusumastuti Lukito, MCP. Unit ini dipimpin oleh Jajat Setia Permana, S.Si., Apt., M.Si., yang menjadi kepala pertama dan meletakkan fondasi pengawasan di daerah tersebut. Kehadiran Loka POM menjadi langkah strategis untuk mendekatkan layanan pengawasan kepada masyarakat.

Seiring meningkatnya peran dan kebutuhan pengawasan, status Loka POM resmi naik menjadi Balai POM pada Oktober 2023. Peresmian peningkatan status ini kembali dilakukan oleh Kepala BPOM RI periode 2016–2023. Perubahan ini memperkuat fungsi pengawasan, pembinaan, serta penindakan terhadap pelanggaran di bidang obat dan makanan.

Kini, Balai POM di Tasikmalaya telah beroperasi selama lebih dari tujuh tahun dan terus memperluas perannya. Di bawah kepemimpinan Iltizam Nasrullah, S.Si., Apt., M.Si., Balai POM berkomitmen menjaga keamanan obat dan pangan di wilayah Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Banjar, dan Kota Tasikmalaya.

Perjalanan Balai POM di Tasikmalaya mencerminkan penguatan kelembagaan BPOM dalam menjawab tantangan pengawasan yang semakin kompleks. Dengan sinergi bersama pemerintah daerah dan masyarakat, Balai POM di Tasikmalaya terus berupaya menjadi garda terdepan dalam melindungi kesehatan masyarakat.

 

Sarana