Kota Tasikmalaya – Balai POM di Tasikmalaya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya melakukan pengawasan pangan melalui NGULISIK (Nguji nguriling BPOM Tasikmalaya) dan JELANTIK (Jemput Bola dan Pelayanan Balai POM di Tasikmalaya) di wilayah Pasar Pancasila. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Revitalisasi Mobil Laboratorium Keliling, Jumat (08/11/2024). Petugas melakukan sampling terhadap 14 produk yang diduga mengandung bahan berbahaya. Kemudian 14 sampel tersebut diuji menggunakan rapid test kit bahas berbahaya formalin, boraks, rhodamin b, dan methanyl yellow. Berdasarkan hasil pengujian cepat, masih terdapat sampel yang positif mengandung formalin dan rhodamin B sehingga Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
Pada saat dilakukan sampling, petugas juga melakukan sosialiasasi atau penyuluhan kepada pedagang terkait Informasi obat dan makanan melalui QR Code. "Masyarakat dapat mengakses informasi terkait obat dan makanan melalui QR Code, dan jangan lupa apabila membeli produk makanan, pastikan selalu mengecek setiap produk pangan yang dibeli senantiasa bebas dari bahan berbahaya. ”, tutur Ghiza.
Balai POM di Tasikmalaya terus berkomitmen melindungi masyarakat dari peredaran bahan berbahaya, khususnya pangan olahan dan pangan siap saji. Petugas menghimbau kepada para pedagang agar tidak menjual makanan yang mengandung bahan berbahaya. Untuk masyarakat agar selalu menjadi konsumen cerdas dengan bisa menyebarkan informasi seputar obat dan makanan dan melakukan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kadaluwarsa) sebelum membeli dan mengkonsumsi pangan olahan. (GFS)