Tasikmalaya – (Rabu, 08/04/2026) Balai Pengawas Obat dan Makanandi Tasikmalaya menerima kunjungan supervisi strategis dari Direktur Cegah Tangkal yang bertempat langsung di kantor Balai POM di Tasikmalaya. Kunjungan penting ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk memperkuat pelaksanaan fungsi cegah tangkal terhadap berbagai potensi pelanggaran di bidang obat dan makanan yang beredar di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan supervisi tersebut, langkah-langkah penguatan diwujudkan melalui pembahasan mendalam mengenai strategi optimalisasi pelaksanaan fungsi cegah tangkal dan peningkatan intensitas koordinasi lintas sektor. Proses penguatan pengawasan ini dirancang untuk mendeteksi serta menindak secara dini peredaran obat dan makanan yang berpotensi melanggar ketentuan, khususnya yang tersebar di seluruh wilayah pengawasan yang meliputi Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran.
Melalui serangkaian kegiatan supervisi dan evaluasi terarah ini, diharapkan implementasi fungsi cegah tangkal ke depannya dapat berjalan jauh lebih efektif dan optimal di lapangan. Pada akhirnya, komitmen pengawasan yang solid ini akan bermuara pada peningkatan sistem perlindungan masyarakat dari paparan risiko peredaran produk-produk sediaan farmasi maupun pangan yang tidak memenuhi standar keamanan, mutu, dan manfaat.