Pengawasan Pangan dan Monitoring Evaluasi Kegiatan PPABK di Kota Banjar

21-05-2026 Umum Dilihat 83 kali

Banjar, 20 Mei 2026 – Balai POM di Tasikmalaya bersama dengan tim keamanan pangan bidang perdagangan DKUKMP Kota Banjar mengadakan kegiatan Pengawasan pangan dan monitoring dan evaluasi di Pasar Muktisari pada hari Rabu, 20 Mei 2026.

Kegiatan pengawasan pangan dilakukan dengan menyampling beberapa sampel pangan yang diduga atau terindikasi adanya bahan berbahaya dan kemudian di uji dengan pengujian rapid test oleh tim keamanan pangan bidang perdagangan DKUKMP Kota Banjar dan didampingi tim pengujian Balai POM di Tasikmalaya.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pangan yang beredar di Pasar Muktisari bebas dari pangan yang mengandung bahan berbahaya dan layak dikonsumsi masyarakat. Pengujian rapid test dilakukan terhadap 30 sampel yang tersampling dari beberapa pedagang di Pasar Muktisari. Sampel tersebut diuji kandungan Formalin, Boraks dan juga Rhodamin B. Dari 30 sampel terdapat 5 sampel terindikasi adanya bahan tambahan pangan berbahaya yang mengandung Formalin dan Rhodamin B, yang kemudian akan di bawa ke laboratorium untuk dilakukan konfirmasi hasil ujinya.

Selain kegiatan sampling dan pengujian dilakukan juga kegiatan KIE atau komunikasi, informasi dan edukasi serta pembagian leaflet terkait informasi pangan kepada pedagang yang dilakukan oleh petugas dari DKUKMP.

Ibu Nurul Fadilah Islami sebagai  tim keamanan pangan bidang perdagangan DKUKMP memberikan edukasi dan informasi kepada salah satu pedagang yang menjadi target sampling terkait 5 kunci keamanan pangan, bahan tambahan pangan berbahaya dan cek klik BPOM.

Melalui kegiatan pengawasan pangan di Pasar Muktisari ini diharapkan masyarakat akan memperoleh pangan yang aman, sehat dan layak konsumsi sehingga Kesehatan masyarakat dapat terjaga.

Kegiatan pengawasan pangan juga dilakukan monitoring dan evaluasi secara bertahap agar dapat mengetahui apakah kegiatan ini sudah dijalankan secara konsisten dan Pasar Muktisari dapat memenuhi standar keamanan pangan seperti yang diharapkan.

Kerjasama dari semua pihak baik itu pedagang, tim pengelola pasar diharapkan program kegiatan pengawalan pasar pangan aman dapat berjalan dengan lancar dan Pasar Muktisari menjadi pasar aman bebas bahan berbahaya di Kota Banjar.

Sarana