Kota Tasikmalaya, Rabu (13/08/2025) Balai POM di Tasikmalaya bersama dengan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya melakukan Kegiatan Jelantik (Jemput Bola Balai POM di Tasikmalaya) dan Ngulisik (Nguji Keliling Balai POM di Tasikmalaya) di sekitar Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pangan jajanan yang dijual kepada masyarakat aman dari bahan-bahan yang berbahaya.
Petugas melakukan pengambilan contoh terhadap 16 sampel yang diduga mengandung bahan berbahaya. Sampel tersebut kemudian diuji menggunakan kit pengujian cepat terhadap parameter Rhodamin B, Boraks, Formalin, Arsen, Pb dan Sianida. Berdasarkan hasil pengujian, seluruh produk yang diuji dinyatakan memenuhi syarat.
Selain melakukan sampling produk pangan, petugas juga memberikan edukasi kepada pedagang tentang Bahan Berbahaya yang Sering Disalahgunakan dalam Pangan dan Cek KLIK. "Bahan berbahaya yang tidak boleh digunakan dalam pangan antara lain Rhodamin B, Methanil Yellow, Boraks dan Formalin serta terdapat 5 kunci keamanan pangan diantaranya yaitu jaga kebersihan, pisahkan pangan matang dari pangan mentah, masaklan dengan benar, jagalah pangan pada suhu aman, dan gunakan air dan bahan baku yang aman", tutur Safitri.
Balai POM di Tasikmalaya terus berkomitmen melindungi masyarakat dari peredaran bahan berbahaya, khususnya pangan olahan dan pangan siap saji. Petugas menghimbau kepada para pedagang agar tidak menjual makanan yang mengandung bahan berbahaya. Untuk masyarakat agar selalu menjadi konsumen cerdas dengan bisa menyebarkan informasi seputar obat dan makanan dan melakukan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kadaluwarsa) sebelum membeli dan mengkonsumsi pangan olahan (SFT).