Kota Tasikmalaya-Jumat (15/03/2024) Balai POM di Tasikmalaya bersama Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya melakukan pengawasan pangan takjil melalui kegiatan NGULISIK (Nguji keliling, Sosialisasi, sareng Perizinan Balai POM di Tasikmalaya) di lingkungan sekitar Perumahan Cisalak. Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka Revitalisasi Mobil Laboratorium Keliling bertujuan untuk memastikan pangan takjil yang dijual kepada masyarakat aman dari bahan berbahaya. Adapun parameter pengujian cepat yang dilakukan antara lain adalah Rhodamin B, Metanil Yellow, Boraks, dan Formalin.
Petugas Balai POM di Tasikmalaya melakukan sampling terhadap makanan siap saji yang diduga mengandung bahan berbahaya, antara lain bakso bakar, gurandil, jeli, siomay, tahu bulat, sosis, lontong, cincau, cendol, kerupuk mie, gehu dan usus. Terhadap sejumlah sampel makanan tersebut kemudian diuji cepat terhadap parameter bahan berbahaya. Berdasarkan hasil pengujian cepat terhadap empat belas sampel pangan, seluruh sampel negatif mengandung bahan berbahaya sehingga Memenuhi Syarat (MS).
Sewaktu melakukan sampling, petugas juga melakukan sosialiasasi atau penyuluhan kepada pedagang terkait Ingat Cek KLIK, dan Ayo Kenali Penyalahgunaan Bahan Kimia Berbahaya pada Pangan. "Terdapat 4 (empat) bahan berbahaya yang tidak boleh digunakan dalam makanan namun masih sering dijumpai, yaitu Formalin, Boraks, Rhodamine b, dan Methanil Yellow. Keempat bahan tersebut sangat berbahaya apabila masuk ke dalam tubuh karena dapat menyebabkan iritasi dan mual muntah. Bahkan apabila dikonsumsi dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh seperti ginjal dan hati." tutur Novia.
Balai POM di Tasikmalaya terus berkomitmen melindungi masyarakat dari peredaran bahan berbahaya, khususnya pangan olahan dan pangan siap saji. Petugas menghimbau kepada para pedagang agar tidak menjual makanan yang mengandung bahan berbahaya. Untuk masyarakat agar selalu menjadi konsumen cerdas dengan melakukan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kadaluwarsa) sebelum membeli dan mengkonsumsi pangan olahan. (SF)