Mengenal Staphylococcus aureus Bakteri yang Dapat Menghasilkan Racun pada Makanan

10-07-2026 Balai POM di Tasikmalaya Dilihat 438 kali

Tahukah Anda bahwa makanan yang dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang dapat menjadi penyebab keracunan pangan? Salah satu penyebabnya adalah bakteri Staphylococcus aureus. Bakteri ini banyak ditemukan pada kulit, hidung, dan tangan manusia yang sehat. Meskipun keberadaannya sering kali tidak menimbulkan masalah, bakteri ini dapat mencemari makanan apabila kebersihan pengolah makanan tidak terjaga.

Staphylococcus aureus dapat berkembang biak pada makanan seperti nasi, daging, ayam, telur, susu, kue berkrim, dan berbagai makanan siap santap. Apabila makanan yang telah tercemar dibiarkan pada suhu ruang terlalu lama, bakteri dapat menghasilkan racun (enterotoksin) yang tahan terhadap panas. Artinya, meskipun makanan dipanaskan kembali, racun tersebut belum tentu hilang sehingga tetap dapat menyebabkan keracunan.

Gejala keracunan akibat Staphylococcus aureus biasanya muncul dengan cepat, yaitu dalam beberapa jam setelah mengonsumsi makanan yang tercemar. Penderitanya dapat mengalami mual, muntah, kram perut, dan diare. Untuk mencegah kontaminasi, selalu cuci tangan sebelum mengolah makanan, gunakan peralatan yang bersih, serta simpan makanan pada suhu yang aman dan jangan membiarkannya terlalu lama di suhu ruang.

Sarana