Pernah melihat kata “Panthenol” pada daftar komposisi produk skincare atau kosmetik? Bahan ini cukup sering ditemukan dalam berbagai produk perawatan kulit dan rambut. Panthenol dikenal sebagai salah satu bahan yang berperan dalam membantu menjaga kelembapan kulit serta memberikan efek skin conditioning.
Lalu, apa sebenarnya panthenol dan mengapa bahan ini banyak digunakan dalam kosmetik?
Apa Itu Panthenol?
Panthenol merupakan bentuk alkohol dari asam pantotenat atau vitamin B5. Setelah diaplikasikan pada kulit, panthenol dapat dikonversi menjadi asam pantotenat. Dalam formulasi kosmetik, panthenol dilaporkan berfungsi antara lain sebagai skin-conditioning agent, humektan, dan pelarut, serta sebagai bahan hair conditioning.
Sebagai humektan, panthenol membantu mempertahankan kelembapan sehingga kulit dapat terasa lebih lembut dan nyaman. Karena sifat tersebut, panthenol dapat ditemukan dalam berbagai produk perawatan, seperti pelembap, serum, produk setelah pembersihan wajah, serta produk perawatan rambut.
Apa Manfaat Panthenol dalam Kosmetik?
1. Membantu menjaga kelembapan kulit
Salah satu fungsi penting panthenol adalah membantu meningkatkan dan mempertahankan hidrasi kulit. Penelitian pada manusia menunjukkan bahwa penggunaan topikal dexpanthenol dapat meningkatkan hidrasi lapisan terluar kulit dan mengurangi transepidermal water loss (TEWL), yaitu kehilangan air dari kulit melalui epidermis.
Dengan kelembapan yang terjaga, kulit dapat terasa lebih lembut, halus, dan tidak mudah terasa kering.
2. Membantu menjaga skin barrier
Skin barrier merupakan lapisan pelindung kulit yang berperan penting dalam mempertahankan kelembapan dan melindungi kulit dari berbagai faktor lingkungan.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sediaan topikal yang mengandung panthenol dapat memberikan manfaat terhadap hidrasi dan fungsi skin barrier. Dalam suatu penelitian terkontrol, sediaan yang mengandung panthenol menunjukkan peningkatan hidrasi stratum korneum serta perbaikan parameter yang berkaitan dengan fungsi barrier kulit.
3. Memberikan efek menenangkan pada kulit
Panthenol juga banyak digunakan dalam produk yang ditujukan untuk membantu memberikan rasa nyaman pada kulit. Sifat skin conditioning-nya membuat bahan ini populer dalam berbagai formulasi perawatan kulit.
Namun, penting untuk diingat bahwa keberadaan panthenol dalam suatu produk tidak berarti produk tersebut dapat membantu meredakan semua jenis masalah kulit. Efek yang dirasakan dapat berbeda pada setiap orang dan bergantung pada keseluruhan formulasi produk.
4. Dapat digunakan dalam produk perawatan rambut
Tidak hanya untuk kulit, panthenol juga digunakan sebagai bahan pengondisi rambut (hair conditioning agent). Karena itu, panthenol dapat ditemukan dalam berbagai produk perawatan rambut.
Apakah Panthenol Aman?
Berdasarkan penilaian Cosmetic Ingredient Review (CIR), panthenol, asam pantotenat, dan beberapa turunannya dinilai aman digunakan dalam kosmetik berdasarkan praktik penggunaan dan konsentrasi yang tercakup dalam penilaian tersebut. Kesimpulan tersebut juga tercantum dalam publikasi International Journal of Toxicology tahun 2022.
Meskipun demikian, aman secara umum bukan berarti setiap orang pasti cocok dengan setiap produk yang mengandung panthenol. Reaksi kulit dapat dipengaruhi oleh kondisi individu maupun bahan lain dalam formulasi kosmetik.
Kasus alergi kontak terhadap panthenol dilaporkan relatif jarang, tetapi tetap dapat terjadi pada sebagian individu. Oleh karena itu, apabila setelah menggunakan suatu produk muncul reaksi yang tidak diinginkan, penggunaan sebaiknya dihentikan dan konsumen dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila diperlukan.
Panthenol Bukan Satu-Satunya Faktor yang Menentukan Kualitas Kosmetik
Saat memilih kosmetik, jangan hanya berfokus pada satu bahan yang sedang populer. Suatu produk kosmetik merupakan formulasi yang terdiri dari berbagai bahan, sehingga manfaat dan karakteristik produk ditentukan oleh keseluruhan formulanya.
Selain itu, klaim seperti “memperbaiki skin barrier”, “menenangkan kulit”, atau “melembapkan” perlu dipahami sesuai dengan fungsi kosmetik dan tidak boleh disamakan dengan klaim untuk mengobati penyakit.
Konsumen juga perlu memperhatikan cara penggunaan, jenis kulit, serta kondisi kulit masing-masing.
Bijak Memilih Kosmetik
Sebelum membeli dan menggunakan kosmetik, jadilah konsumen yang cerdas. Jangan mudah tergiur dengan tren bahan aktif atau klaim yang berlebihan.
Pastikan produk yang dipilih:
Cek Kemasan – pastikan kemasan dalam kondisi baik dan tidak rusak.
Cek Label – baca nama produk, komposisi, cara penggunaan, peringatan, dan informasi penting lainnya.
Cek Izin Edar – pastikan kosmetik memiliki izin edar/notifikasi BPOM.
Cek Kedaluwarsa – jangan menggunakan produk yang telah melewati masa kedaluwarsa.
Kenali bahannya, cermati produknya, dan gunakan dengan bijak!
Panthenol merupakan salah satu bahan yang bermanfaat dalam formulasi kosmetik, terutama dalam membantu menjaga kelembapan dan memberikan efek skin conditioning. Namun, memahami bahan kosmetik tidak cukup hanya dengan mengetahui manfaatnya. Konsumen juga perlu memastikan produk yang digunakan aman, memiliki izin edar, dan sesuai dengan kebutuhan kulit.
Kosmetik aman, kulit nyaman. Yuk, selalu Cek KLIK sebelum membeli!
Mengenal Panthenol dalam Kosmetik: Si Bahan Pelembap yang Menenangkan Kulit