Pada suatu hari dirumah keluarga irfan, irfan mengalami nyeri gigi yang luar biasa…
Irfan : Ibu, gigi irfan sakit sekali, sampai tidak bisa mengunyah makanan bu
Ibu : Ayo, Nak, kita obatin sakit giginya ya
Di Klinik, Ibu Irfan menyampaikan keluhan yang dialami anaknya , dan dokter gigi segera memberikan penanganan…
Dokter : ibu, untuk keluhan yang dialami irfan. Selain tindakan yang saya lakukan tadi, diperlukan obat diminum untuk menghilangkan rasa nyeri yang masih ada. Selain itu, ibu perlu mewaspadai munculnya efek samping obat berupa gangguan lambung yang dapat muncul setelah meminum obat tersebut. Gejalanya berupa nyeri ulu hati dan mual. Namun, Ibu jangan khawatir , efek samping ini tidak selalu muncul pada setiap orang, dan ada strategi untuk mencegahnya. Yaitu dengan cara meminum obat anti nyeri ini setelah makan, maupun minum obat perlindung lambung sebelumnya.
Ibu : Baik, dok. Terima kasih
Setelah kembali dari kinik, Irfan mengonsumsi obat sesuai arahan dokter. Akan tetapi, tidak lama kemudian, irfan mengalami sakit perut…
Irfan : Ibu, setelah irfan minum obat anti nyeri, irfan jadi merasa mual dan perut irfan sakit
Ibu : Sepertinya ini efek samping obat seperti yang dijelaskan oleh dokter gigi yang memeriksamu, Nak. Ayo kita ke dokter lagi untuk mendapat penanganan selanjutnya..
Mengingat nasihat dokter sebelumnya, ibu irfan segera membawa irfan ke dokter untuk konsultasi lebih lanjut…
Ibu : Dok, anak saya mengeluh mual dan perutnya sakit setelah minum obat anti nyeri. Apakah itu benar efe samping obat, dok? Dan mengapa bisa terjadi?
Dokter : Begini, bu..jika dari hasil pemeriksaan nanti tidak ada penyakit lainnya yang mendasari, maka gejala tersebut merupakan efek samping obat. Mengapa bisa terjadi? Dan apa saja yang perlu diketahui terkait keamanan obat? Mari simak penjelasan berikut…
Apa itu Efek Samping Obat ?
Efek Samping Obat merupakan keluhan, gangguan kesehatan, atau reaksi pada tubuh yang tidak diharapkan dan merugikan, yang diduga muncul akibat penggunaan obat, walaupun obat tersebut digunakan sesuai aturan dan dosis yang dianjurkan.
“Perlu diketahui, Bahwa tidak semua keluhan atau gejala yang muncul setelah penggunaan obat bisa disebut ESO.”
Ada Istilah ESO,KTD, KIPI
ESO : Efek Samping Obat
KTD : Kejadian Tidak Diinginkan
KIPI : Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi
Apa Bedanya ?
ESO dan KTD sama-sama terjadi setelah penggunaan obat, bedanya :
ESO : disebabkan karena penggunaan obat
KTD : belum tentu disebabkan karena penggunaan obat
KIPI : semua kejadian atau gejala yang merugikan setelah imunisasi
Pentingnya Keterlibatan Masyarakat
Masyarakat berperan penting dalam pelaporan KTD,ESO,atau KIPI. Setiap laporan yang masuk dari masyarakat membantu memperluas pemantauan keamanan obat setelah beredar. Pelaporan ini bukan hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga berdampak besar bagi keselamatan masyarakat karena dapat mencegah kejadian serupa terjadi pada orang lain dan menjadi dasar bagi pengambilan langkah pencegahan demi melindungi banyak orang.
Pelaporan merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama. Dengan berpartisipasi aktif melalui pelaporan, masyarakat turut berperan sebagai mitra dalam pengawasan keamanan obat, sehingga membantu menjamin keselamatan bersama.
Referensi : BPOM RI. 2026. Buku Saku Pelaporan Efek Samping Obat : Panduan Singkat Bagi Masyarakat Untuk Melaporkan Efek Samping Setelah Penggunaan Obat.