Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang berasal dari produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan, perairan dan air baik yang diolah maupun tidak diolah dan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan dan kualitas hidup. Untuk mendapatkan pangan yang aman dan berkualitas maka kita harus selektif dalam memilih bahan pangan maupun pada saat mengkonsumsi pangan. Pemilihan pangan yang tidak tepat dapat meningkatkan resiko keracunan pangan maupun paparan cemaran baik itu cemaran biologis, kimia maupun fisik. Dampak dari paparan bahan yang berbahaya dapat menyebabkan gangguan kesehatan jangka pendek maupun jangka panjang.
Bagaimana memilih bahan pangan yang aman?
Untuk mendapatkan bahan pangan yang aman dan berkualitas, masyarakat perlu memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam memilih bahan pangan sebelum diolah dan dikonsumsi. Beberapa tips memilih bahan pangan aman dan berkualitas yaitu:
1. Perhatikan kebersihan bahan pangan
Pada saat memilih bahan pangan pilihlah yang bersih, segar dan tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan seperti yang berbau tidak normal, berlendir atau yang berubah warna. Selain itu kita juga harus memperhatikan kebersihan lingkungan yang dapat memperngaruhi keamanan pangan seperti penyimpanan pangan apakah sudah sesuai dengan suhunya atau apakah peralatan penyimpanan bahan pangan dalam kondisi bersih
2. Memilih pangan yang segar
Setiap pangan memiliki ciri kesegaran yang berbeda, sehingga kita harus lebih jeli dalam memilihnya, seperti misalnya:
-
- Ikan segar : insang berwarna merah cerah, mata jernih, tidak berbau busuk
- Daging segar : Warna cerah, tekstur kenyal, tidak berbau menyengat
- Buah dan Sayur segar : warna alami dan cerah, tidak layu dan busuk
3. Hindari bahan pangan yang memiliki ciri mencurigakan atau bahan berbahaya
Beberapa bahan pangan juga perlu dicurigai dalam memilihnya, seperti yang memiliki ciri sebagai berikut:
-
- Bahan pangan dengan warna yang mencolok atau tidak alami
- Tekstur Kenyal
- Tahan lama atau walaupun disimpan di luar
4. Perhatikan Kemasan Pangan
Pada saat memilih pangan yang berkemas dan akan dikonsumsi ataupun diolah maka harus diperhatikan kemasan dan juga labelny, apakah kemasannya masih utuh atau sudah penyok, bocor, sobek, berkarat ataupun menggembung.
5. Perhatikan cara penyimpanan di penjualan
Penyimpanan yang tidak tepat dapat mempercepat pertumbuhan mikroorganisme dan menurunkan kualitas pangan. Untuk itu perlu diperhatikan pangan disimpan sesuai ketentuan.
6, Membeli pangan sesuai kebutuhan.
Membeli pangan juga perlu diperhatikan, di mana dengan membeli pangan secara berlebihan akan menimbulkan resiko penyimpanan yang lama yang dapat berdampak pada rusaknya pangan dan menjadi tempat berkembangnya bakteri dan jamur.
Memilih bahan pangan yang aman dan berkualitas merupakan langkah awal yang sangat penting dalam menjaga kesehatan. Masyarakat atau konsumen memiliki peran penting dalam menjaga keamanan pangan dengan menjadi pembeli yang cerdas serta kritis. Selain itu memilih bahan pangan yang aman, juga perlu diperhatikan pada saat penyimpanan, pengolahan dan pada saat penyajian agar terhindar dari kemungkinan terjadinya kontaminasi.