Jamu segar atau jamu gendong merupakan warisan budaya Indonesia yang telah dikonsumsi secara turun-temurun. Minuman tradisional ini umumnya dibuat dari bahan alami seperti kunyit, jahe, kencur, temulawak, asam jawa, dan berbagai rempah lainnya yang dipercaya dapat membantu menjaga kebugaran tubuh. Selain memiliki nilai budaya yang tinggi, jamu juga menjadi bagian dari upaya masyarakat dalam memelihara kesehatan secara tradisional.
Masyarakat tidak perlu ragu mengonsumsi jamu gendong yang dibuat dan dijual secara langsung oleh peraciknya. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjelaskan bahwa usaha jamu gendong merupakan usaha perorangan yang membuat jamu dalam bentuk cair secara segar dan menjajakannya langsung kepada konsumen. Oleh karena itu, jamu gendong tidak termasuk produk yang wajib memiliki izin edar BPOM sebagaimana produk obat tradisional yang diproduksi secara massal.
Meskipun tidak memerlukan izin edar, keamanan jamu gendong tetap harus menjadi perhatian. BPOM menegaskan bahwa jamu gendong aman dikonsumsi apabila proses pembuatannya menerapkan prinsip higiene dan sanitasi yang baik. Beberapa aspek yang perlu diperhatikan antara lain kebersihan diri penjual, penggunaan bahan baku yang bersih dan berkualitas, kebersihan peralatan dan tempat pengolahan, proses pembuatan yang higienis, serta cara penyajian yang baik kepada konsumen.
Penggunaan bahan baku yang segar dan bebas dari cemaran menjadi faktor penting dalam menjaga mutu jamu. Selain itu, air yang digunakan untuk mencuci bahan dan mengolah jamu harus memenuhi persyaratan kesehatan. Wadah penyimpanan dan alat penyajian juga perlu dibersihkan secara rutin untuk mencegah kontaminasi mikroba yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa risiko keamanan pada jamu gendong umumnya berkaitan dengan aspek kebersihan selama proses produksi dan penyimpanan. Apabila higiene dan sanitasi tidak diterapkan dengan baik, jamu berpotensi terkontaminasi bakteri atau mikroorganisme lainnya. Oleh karena itu, penerapan sanitasi dan higiene yang baik merupakan kunci utama agar jamu gendong tetap aman dan bermanfaat bagi kesehatan masyarakat.
Sebagai konsumen, masyarakat dapat memilih jamu yang dijual oleh pedagang yang menjaga kebersihan bahan, peralatan, dan lingkungan pengolahan. Jamu yang disajikan dalam kondisi segar, menggunakan bahan alami yang berkualitas, serta diolah secara higienis dapat menjadi pilihan minuman tradisional yang aman untuk dikonsumsi sebagai bagian dari pola hidup sehat.