Keamanan pangan tidak hanya ditentukan saat memasak, tetapi sudah dimulai sejak proses belanja. BPOM mengingatkan masyarakat bahwa tas atau keranjang belanja yang digunakan berulang kali dapat menjadi sumber kontaminasi bakteri jika tidak dibersihkan secara rutin. Edukasi ini ditujukan kepada seluruh masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan sarana pembawa bahan pangan, guna mencegah risiko kesehatan sejak awal.
Tas belanja yang digunakan untuk membawa berbagai jenis bahan, seperti daging, ikan, dan sayuran, berpotensi menjadi media perpindahan bakteri. Jika tidak dibersihkan secara berkala, bakteri dari bahan mentah atau lingkungan sekitar dapat menempel dan mencemari bahan pangan lain. Kondisi ini meningkatkan risiko kontaminasi silang yang dapat berdampak pada kesehatan.
BPOM menekankan pentingnya langkah sederhana untuk mencegah hal tersebut. Masyarakat dapat mencuci tas atau keranjang belanja secara rutin, mengeringkannya dengan baik, serta menyimpannya di tempat bersih dan kering. Selain itu, penggunaan tas terpisah untuk bahan mentah dan makanan siap konsumsi juga sangat dianjurkan.
“Langkah kecil seperti menjaga kebersihan tas belanja dapat memberikan dampak besar dalam melindungi kesehatan keluarga dari risiko kontaminasi pangan,” menjadi salah satu pesan utama dalam edukasi ini. BPOM juga mengimbau penggunaan wadah khusus untuk produk seperti daging, unggas, dan ikan agar tidak mencemari bahan lain.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen BPOM dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan. Edukasi dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat memahami bahwa pengendalian risiko tidak hanya dilakukan di dapur, tetapi juga sejak tahap awal pemilihan dan pengangkutan bahan pangan.
Melalui kampanye ini, BPOM mengajak masyarakat untuk mulai menerapkan kebiasaan sederhana demi kesehatan diri dan keluarga. Dengan menjaga kebersihan sejak proses belanja, masyarakat tu
Sumber : @bpom_ri