Kota Tasikmalaya - Loka POM di Kota Tasikmalaya berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya melakukan pengawasan pangan siap saji melalui NGULISIK (Nguji keliling, Sosialisasi, sareng Perizinan Loka POM di Kota Tasikmalaya) kepada 8 (delapan) pedagang di pameran Dadaha, Rabu(11/10/2023). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Revitalisasi Mobil Laboratorium Keliling. Berdasarkan hasil pengujian cepat terhadap 15 (lima belas) sampel makanan tidak ditemukan adanya pangan yang mengandung berbahaya.
Petugas melakukan sampling terhadap makanan siap saji yang diduga mengandung bahan berbahaya, antara lain: baso tahu, siomay, batagor, kerang, tutut, bakso, mie basah, tahu, usus, kulit dan agar-agar. Lima belas sampel makanan tersebut kemudian diuji cepat menggunakan rapid test kit bahan berbahaya, yaitu rhodamin b, methanil yellow, boraks dan formalin. Berdasarkan hasil pengujian cepat, petugas tidak menemukan sampel yang mengandung bahan berbahaya sehingga aman untuk dikonsumsi.
Selain itu, petugas juga melakukan sosialiasasi atau penyuluhan kepada pedagang terkait keamanan pangan dan penyalahgunaan bahan berbahaya pada pangan dengan memberikan leaflet 5 Kunci Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Pada Pangan. "Terdapat 4 (empat) bahan berbahaya yang tidak boleh digunakan dalam makanan namun masih sering dijumpai, yaitu formalin, boraks, rhodamine b, dan methanil yellow. Keempat bahan tersebut sangat berbahaya apabila masuk ke dalam tubuh karena dapat menyebabkan iritasi dan mual muntah. Bahkan apabila dikonsumsi dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh seperti ginjal dan hati." tutur Safitri.
Loka POM di Kota Tasikmalaya terus berkomitmen melindungi masyarakat dari peredaran bahan berbahaya, khususnya pangan olahan dan pangan siap saji. Petugas menghimbau kepada para pedagang agar tidak menjual makanan yang mengandung bahan berbahaya. Untuk masyarakat agar selalu menjadi konsumen cerdas dengan melakukan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kadaluwarsa) sebelum membeli dan mengkonsumsi pangan olahan. (S)