Cegah Keracunan Pangan, Mulai dari Kebiasaan Sehari-hari

02-07-2026 Balai POM di Tasikmalaya Dilihat 102 kali

Keracunan pangan merupakan gangguan kesehatan yang terjadi akibat mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh mikroorganisme, toksin, maupun bahan kimia berbahaya. Kondisi ini dapat ditandai dengan berbagai gejala, seperti mual, muntah, diare, sakit perut, pusing, hingga lemas. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa setiap tahun sekitar satu dari sepuluh orang di dunia mengalami sakit akibat mengonsumsi pangan yang tidak aman.

Keracunan pangan dapat terjadi karena berbagai faktor, di antaranya pemilihan bahan pangan yang tidak tepat, praktik higiene dan sanitasi yang kurang baik, penyimpanan pangan yang tidak sesuai, serta proses pemasakan yang tidak mencapai suhu yang aman. Oleh karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan sejak tahap pemilihan bahan hingga penyajian makanan.

Masyarakat dapat mencegah keracunan pangan dengan menerapkan prinsip keamanan pangan, yaitu membeli pangan yang aman, menyimpan pangan dengan benar, menyiapkan makanan secara higienis, menyajikan pangan secara aman, dan selalu menjaga kebersihan. Apabila terjadi dugaan keracunan pangan, segera penuhi kebutuhan cairan tubuh, amankan sisa makanan yang dicurigai sebagai penyebab, dan periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Melalui penerapan praktik keamanan pangan yang baik, risiko keracunan pangan dapat diminimalkan sehingga kesehatan diri dan keluarga tetap terjaga.

Sarana