Banjar, 20 November 2025 — Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Tasikmalaya bersama Dinas Kesehatan Kota Banjar melaksanakan kegiatan Jelantik dan Ngulisik pada 19-20 November 2025. Kegiatan dilaksanakan di SMPN 2 Kota Banjar dan SDN 3 Kota Banjar di Kota Banjar.
Tujuan kegiatan ini untuk memberikan informasi seputar obat dan makanan bagi siswa dan pedagang di sekitar sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan jajanan yang beredar di wilayah sekolah aman dari bahan berbahaya.
Kegiatan diawali dengan melakukan sampling dan pengujian secara rapid test untuk parameter bahan berbahaya yang sering disalahgunakan pada makanan seperti formalin, boraks, pewarna tekstil (rhodamin B dan methanil yellow). Selain itu, petugas memberikan edukasi kepada para pedagan serta siswa di sekolah terkait keamanan pangan.
Pada kesempatan tersebut Petugas Balai POM di Tasikmalaya Fajar Sukma Perdana menyampaikan “Kenali bahan kimia berbahaya yang sering disalahgunakan pada pangan diantaranya yaitu Formalin, Boraks dan Pewarna Tekstil (Methanil Yellow dan Rhodamin B” ujarnya
Selain itu Fajar menyampaikan “Agar terhindar dari menkonsumsi makanan yang tidak aman, para siswa harus selalu menerapkan 5 Kunci Keamanan Pangan di Sekolah yaitu yaitu (1) Kenali Pangan Aman; (2) Beli Pangan Aman; (3) Baca Label dengan Seksama; (4) Jagalah Kebersihan dan (5) Catat apa yang ditemui” Ujarnya
Balai POM di Tasikmalaya terus berkomitmen melindungi masyarakat dari peredaran bahan berbahaya, khususnya pangan olahan dan pangan siap saji. Petugas menghimbau khususnya bagi para siswa agar bisa menerapkan 5 Kunci Kemanan Pangan di Sekolah dan umumnya untuk masyarakat agar selalu menjadi konsumen cerdas dengan menerapkan Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar dan Kadaluwarsa) sebelum membeli dan mengonsumsi pangan olahan. (FS)