Hati-Hati! Waspada Obat Palsu

28-01-2026 Balai POM di Tasikmalaya Dilihat 44 kali

Tasikmalaya – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Tasikmalaya terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya peredaran obat palsu. Melalui media sosial resmi, BPOM mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih dan menggunakan obat, mengingat risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan dari penggunaan produk yang tidak terjamin keamanannya.

Dalam pesan edukatif yang disampaikan, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap obat palsu yang masih beredar di pasaran. Obat palsu diketahui dapat memberikan dampak serius bagi kesehatan, mulai dari tidak memberikan efek terapi hingga berpotensi menimbulkan efek samping berbahaya.

BPOM menegaskan pentingnya memastikan keaslian obat sebelum dikonsumsi. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan selalu membeli obat di sarana resmi seperti apotek, serta memastikan produk memiliki izin edar dari BPOM. Selain itu, masyarakat juga didorong untuk selalu menerapkan prinsip Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebagai upaya sederhana namun efektif dalam melindungi diri dari produk ilegal atau palsu.

Upaya edukasi ini merupakan bagian dari komitmen BPOM dalam melindungi kesehatan masyarakat serta meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya penggunaan obat yang aman, bermutu, dan berkhasiat. Melalui penyebaran informasi yang masif dan berkelanjutan, diharapkan masyarakat semakin cerdas dalam memilih produk obat dan tidak mudah tergiur oleh harga murah atau penawaran yang mencurigakan.

Balai POM di Tasikmalaya juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dengan melaporkan apabila menemukan dugaan peredaran obat palsu di lingkungan sekitar. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam memutus rantai distribusi produk ilegal demi mewujudkan perlindungan kesehatan yang optimal.

Sarana